Puisi Naratif: Dari Tanah Tempat Berhimpunnya Segala Bangsa
Oleh: Mulki Mulyadi* Dipersimpangan jalan menuju timur tengah. Kudapati dari buku-buku. Berbagai bangsa berperadaban berkumpul disana dulu sekali, dalam damai. Di bawah payung pemerintahan tradisional bangsa sendiri yang beganti-ganti. Ada malik, sultan, amir, Bey, dan khalifah yang memerintah dengan hukum masing-masing. Seperti di jawa pula ada susuhunan, sultan, raja, dengan gelaran yang berbeda pula. Namun bangsa mandiri dengan budaya serta nilai moral menurut agama. Berjaya dalam sebuah masa. Berkembang ilmu pengetahuan yang berjiwa filantrophi yang menginspirasi. Tandanya banyak ahli ulama yang bermunculan menyambung tali ilmu yang merekah. Mungkin terlihat kemajuan dan keemasan yang timbul masa itu. Tergantung sisi mana melihat, sisi mana mengambil pandangan dan simpulan. Dulu pada awalnya semua Negara damai dan perang dengan aturan main agama. Tapi bangsa berpalang salib yang berperang ke tanah suci. Tak pakai aturan. Spanyol disapu dengan...